Tampilkan postingan dengan label sejarah batik indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah batik indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Juni 2013

Batik, Sebuah Warisan Budaya Asli Milik Indonesia

Batik merupakan suatu benda yang memiliki nilai seni tinggi dan menjadi bagian budaya Indonesia. Sekarang ini batik sudah menjadi warisan budaya milik asli Indonesia yang telah diakui oleh dunia, ini dibuktikan dengan lahirnya hari batik sedunia pada setiap tanggal 2 Oktober. Batik telah dipatenkan UNESCO sebagai budaya asli milik Indonesia.

[caption id="attachment_1633" align="alignnone" width="300"]membatik Proses membatik[/caption]

Sebuah ketetapan dari UNESCO tentang batik adalah milik Indonesia berdasarkan dari asal-usul kehadiran batik itu sendiri, selain sejarah berkembang batik tersebut dari Jawa, namun juga dikarenakan oleh perkembangan batik di hampir seluruh daerah di Indonesia. Disetiap daerah telah memiliki ciri khas dari masyarakat setempat mulai dari corak dan keberagaman motifnya.

Di zaman dulu seni membatik sudah melekat erat pada perempuan Jawa, ini dikarenakan waktu dulu pekerjaan membatik adalah pekerjaan wajib seorang perempuan. Sehingga dengan sudah biasanya membatik yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan, perempuan Jawa dikenal sebagai perempuan yang penyabar dan telaten dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut asal usul sejarah, membatik pertama kali dikenalkan pulau Jawa, dimana dulunya batik paling sering digunakan hanya di lingkungan keraton sejak jaman kerajaan Majapahit sampai jaman Surakarta dan Yogyakarta. Teknik membatik itu sendiri dilakukan pada selembar kain mori putih (kain katun yang dibuat dari bahan kapas) dilukis dengan menggunakan alat canting berisi cairan lilin hingga meresap ke dalam serat kain tersebut. Setelah cairan lilin kering, kain yang sudah dilukis itu kemudian dicelupkan dengan warna yang diinginkan. Setelah kain tercelup dan berubah warna, proses selanjutnya adalah mencelupkan kain tersebut ke dalam air yang dicampuri bahan kimia untuk melarutkan lilin yang masih menempel pada kain.

Sekarang, setelah ketetapan UNESCO tentang batik sebagai budaya asli Indonesia, kita selaku anak bangsa Indonesia sepatutnya bangga. Walaupun malaysia pernah mengklaim tentang kepemilikan budaya batik ini sendiri. Berdasarkan bukti - bukti arkeologis dan antropologis dari sejarah warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia inilah, batik dan seni membatik telah ditetapkan oleh pijak UNESCO sebagai kekayaan budaya asli milik Indonesia.

Jumat, 14 Juni 2013

Sejarah Batik Pekalongan dan Jayanya Masa Kini

Batik di Indonesia sudah lama dikenal mulai dari masa kerajaan Majapahit dan waktu penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Seterusnya kesenian Batik terus berkembang pesat kepada kerajaan-kerajaan setelah kerajaan Majapahit. Adapun mulai terkenal dan meluasnya Batik khususnya di daerah Jawa ialah berada pada sekitar abad ke 18.

Pada sekitar tahun 1800, Batik mulai dikenal di daerah Pekalongan. Ini juga berdasar pada data dari Deperindag yang mencatat bahwa motif Batik pekalongan sudah ada pada tahun 1802.

Perkembangan pesat Batik Pekalongan diperkirakan terjadi pada tahun 1825 - 1830 dimana pada waktu itu terjadi sebuah perang besar di kerajaan Mataram yang dikenal dengan perang Diponegoro. Berawal dari peperangan yang terjadi, para keluarga kraton dan para pengikutnya untuk mengungsi meninggalkan kerajaan. Mereka kemudian tersebar ke bagian timur dan barat pulau jawa. Di daerah-daerah itulah keluarga dan pengikut keraton mulai mengembangkan Batik.

[caption id="attachment_42" align="alignnone" width="248"]batik pekalongan Contoh corak dan motif Batik Pekalongan[/caption]

Di daerah timur terkenal dengan Batik Yogyakarta dan Solo yang merupakan penyempurnaan corak Batik yang berasal dari Tulungagung dan Mojokerto setelah itu mulai tersebar ke daerah Madura, Gresik dan Surabaya. Sedangkan di arah barat berkembang pesat Batik Pekalongan, Cirebon, Kebumen, Tegal dan Banyumas. Dikarenakan oleh migrasi yang terjadi, maka Batik Pekalongan semakin berkembang pesat seiring waktu.

Batik Pekalongan pertumbuhannya semakin pesat dibandingkan dengan daerah penghasil Batik lainnya. Kebanyakan Batik dikembangan di Pekalongan berada di daerah pesisir pantai, yaitu tepat berada di daerah Wonopringgo, Pekajangan, Buaran dan Pekalongan Kota.

Batik Pekalongan Masa Kini

Ciri khas dari Batik Pekalongan adalah motifnya yang kebanyakan bervariasi pohon kecil. Di waktu sekarang ini, Batik Pekalongan ditopang oleh ratusan pengusaha kecil bukan bertopang paad pengusaha-pengusaha dengan modal besar. Sudah sejak dulu sampai dengan sekarang rata-rata proses produksi Batik ini dibuat dalam rumah-rumah, salah satunya adalah Rumah Produksi Batik Pekalongan ini.

Seiring waktu perkembangan batik pekalongan menjadi semakin besar dan luas. Ini juga ditopang dengan dukungan Pemerintah yang ingin memajukan proses produksi rumahan Batik Pekalongan. Perkembangan dunia teknologi informasi sekarang ini membuat para pembatik dan pemilik usaha batik semakin merasakan dampak positif dari penjualan dikarenakan semakin mudah dan cepat